Kemenangan Yang Ternoda: Lagi-Lagi Karena Ulah Sopporter nDeso

Minggu, 7 Februari 2010 Persis Solo akhirnya berhasil digunduli oleh Persiba Bantul. Kemengan 5-0, praktis membuat Persiba berada diatas angin untuk sementara waktu. Tim yang dulunya bukan apa-apa sekarang dengan tiba-tiba menjelma menjadi salah satu tim yang wajib diwaspadai oleh seluruh tim pesaingnya. Tim yang dianggap kacangan, kini berubah menjadi underdog dalam Liga Joss Indonesia.

Kemenangan yang seharusnya dapat dibanggakan oleh warga Bantul, menjadi agak ternoda dengan adanya tindakan anarkhis  suppotter. Arif, seorang pendukung Persiba terpaksa dilarikan kerumah sakit karena dikeroyok oleh sekelompok supporter yang tak bertanggung jawab.  Bocah yang baru berumur 14 tahun dan duduk dibangku SMP itu harus mengalami pengeroyokan yang menyebabkan salah satu lensa mata Arif pecah dan mengalami pendarahan. Hal yang sangat disayangkan dan seharusnya tidak perlu terjadi. Kejadian yang berkali-kali terulang di Stadion Sultan Agung (SSA) semakin menebalkan cap yang diberikan oleh para supporter tim lain bahwa supporter Persiba adalah supporter kampungan alias ndeso.

“Wanine kur neng kandang, nek neng omahe wong liyo kur imbas imbis, rawani kuthis”, kata para supporter tetangga. Di dunia nyata ataupun dunia maya julukan ndeso itu sekarang semakin melekat  di punggung pendukung Persiba. Hal yang sering ditemukan juga, ketika supporter lawan mengumandangkan nyanyian untuk menanyakan kabar, justru supporter kita membalasnya dengan teriakan kata2 kotor *s*, kata2 yang seharusnya tak perlu keluar dari mulut supporter yang mengaku sebagai militan. Bahkan ketika berdiri di tribun paduan suara, kepala ini hanya bisa geleng-geleng karena sang dirigent hanya diam saja saat mendapat sapaan dari supporter lawan, entah karena tidak mendengar atau memang lagi ga mood nyanyi. Tapi yang bikin lebih geleng2 lagi adalah ketika sang dirigent memberikan perintah untuk membuang kata2 kotor, anggota paduan suara justru pura2 tidak tahu dan dengan kejumawaannya itu  mereka semakin lantang meneriakkan kata2 kotornya. Hal yang sangat disayangkan, karena ulah beberapa oknum, kini nama pendukung Persibalah yang dipertaruhkan. Supporter Persiba dikenal sebagai supporter yang tidak sopan, urakan, ndeso, wanine kur neng kandang dan yang paling mengenaskan adalah dengan sebutan supporter yang anarkhis (berani lempar batu,botol,sandal,suara,tangan tetapi sembunyi tangan, wajah, badan).

Ketika mencoba untuk menjelajahi satu web ke web lain milik supporter anggota Liga Joss, sangat terlihat bahwa mereka mengungkapkan ke tidak respect kan mereka terhadap supporter Persiba. Ndeso itulah yang mereka gambarkan tentang supporter Persiba. Hal yang sebetulnya bisa dihindarkan seandainya seluruh supporter mampu bersikap lebih arif dan dewasa.

Tapi memang tidak dapat disangkal bahwa hal seperti itu sudah merupakan fenomena yang biasa dalam persepakbolaan Indonesia. Supporter manapun juga banyak yang berulah tidak jauh dengan yang dilakukan supporter Persiba. Tapi akan lebih baik bila kita merasa sebagai supporter  militan, menjadikan sebuah pertandingan sepakbola sebagai ajang untuk menumbuhkan sportivitas dan silahturahmi antar sesama warga Indonesia, bukannya sebagai ajang untuk meyalurkan hobi tawur maupun untuk menambah musuh. Sudah saatnya bagi kita, sebagai supporter Persiba sejati sadar dan mengubah pola pikir  bahwa sepakbola merupakan seni dalam mengolah bola bukanlah seni dalan mengolah tubuh alias tawur, dan jangan dicemari dengan kekotoran tingkah kita.

Untuk Arif (korban pengeroyokan sekelompok supporter yang tidak bertanggung jawab) semoga Allah selalu menyertaimu memberikan kesabaran dan kesembuhan senantiasa. Semoga tidak ada lagi Arif-arif yang lain, akibat dari ulah supporter yang tidak bertanggung jawab! Mohon doa dan dukungan pada seluruh supporter, khususnya supporter Persiba, smoga Arif lekas sembuh. Thanks GBU

Tanpa bermaksud untuk menyinggung pihak manapun, ini hanya sedikit keprihatinan dan pandangan jujur tentang keadaan supporter kita. Selalu  berharap bahwa supporter kita dapat menjadi lebih arif dan dewasa dengan kejadian yang telah terjadi.

7 Responses to “Kemenangan Yang Ternoda: Lagi-Lagi Karena Ulah Sopporter nDeso”


  1. 1 geLo Maret 18, 2010 pukul 10:09 pm

    , eang ngroyok arif 2 suporter tetangga waktu d.prjLanan bkand d.SSA, kLo mw nLis artike jgn sotoy gtu hrz ad data n fkta. .

    • 2 nero364 Maret 19, 2010 pukul 11:18 am

      wuuuikkkk…yah tengkyu kalo dah dibetulkan
      maap bukannya sotoy,tapi itu juga saya kutip dari salah satu web yang dapat dipercaya!

  2. 3 nero364 Maret 19, 2010 pukul 11:23 am

    oh ya mas gelo, maksud saya nulis kejadian yang berulang kali terulang di SSA itu adalah tawurnya!bukan pemukulan arifnya diSSA!
    yang pasti artikel ini dibuat dengan harapan agar persepakbolaan Indonesia di dalam ataupun di luar lapangan mengalami perbaikan dan kemajuan, dan tidak ada untuk merugikan atau melecehkan siapapun siapapun!

    wassalam

  3. 4 bendot cxz Maret 20, 2010 pukul 3:59 am

    sak krepmu le ngomong,sek penting aq ra malu jd paserbumi,bukti nyata,setiap tour paserbumi sllu setia mendampinggi persiba jogjakarta.

  4. 5 red bery pepe Maret 20, 2010 pukul 4:01 am

    paserbumi sampai kapanpun

  5. 6 Tina toon Agustus 18, 2010 pukul 11:45 am

    Ojo nganggo istilah ndeso (kampungan) menyakiti hati saudara2 yg tinggal dikampung2

  6. 7 fuckserbumi Desember 22, 2010 pukul 1:02 am

    akulah si banci kandang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




SALAM PERDAMAIAN

bagi seluruh supporter persiba, mari kita junjung sportivitas dilapangan. NO ANARKI, NO TAWURAN, JUST FAIRPLAY & AGAINT RACISM!

Daftar Menu

Februari 2010
S S R K J S M
« Jan   Jun »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

%d blogger menyukai ini: