BONEK: ANTARA FANATIK DAN ANARKI?

Kebanyakan orang Indonesia pasti tau apa itu bonek? Yup bener, bonek adalah singkatan dari bahasa Jawa yang artinya BONDO NEKAD, ato kalo di Indonesiakan MODAL NEKAD. Yah itulah julukan yang dberikan oleh pers JATIM saat pendukung Surabaya berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk mendukung tim kesayangan mereka PERSEBAYA. Dan menurut sejarahnya, kebiasaan untuk mendukung secara away dalam dunia sepakbola kita ini dirintis oleh para bonek ini.

Bonek yang mengaku dirinya sebagai supporter militan, nyatanya hanya meresahkan masyarakat dalam lingkup nasional. Kalau dilihat dari trek recordnya maka bonek memang identik dengan yg namanya kerusuhan. Andai saja seluruh supporter Indonesia seperti bonek! Trus apa jadinya sepakbola Indonesia, maju? Bukan tapi pasti terkenal ke seluruh dunia, sebagai sepakbola ter’anarkhis! Apalagi saat melihat  kejadian beberapa waktu yang lalu, saat bonek mania itu berbondong-bondong mendukung tim kessayaangannya, PERSEBAYA, yang terlintas dipikiran gw adalah KONYOL! Mati KONYOL, Tawur KONYOL, Kalah KONYOL….

Yah ga Tau juga seh gimana pandangan supporter yang lainnya. Tapi memang sebuah pertandingan tanpa adanya kericuhan itu ga seru (bukan bermaksud untuk menghalalkan tawur menawur), tapi juga diliat2 dunk kalo bikin ricuh jangan sampe merugikan pihak lain, terutama rakyat  jelata, khususnya para pedagang…..mas, mereka juga butuh makan, butuh menghidupi anak-anak mereka, ga hanya kalian yang butuh makan!

Yang jadi pertanyaan gw, apakah dalam pikiran bonek(ga semuanya, mungkin hanya oknumnya) kemaren itu isinya hanya makan gratis,jalan gratis?penjarahan disanasini hanya mereka pikir sebagai hal biasa yang pantas dilakukan dimanapun sepertinya. Hadwwwuh-hadwwwuh mas, mbok inget kata2nya pak ustadz “barang yg ga halal itu, pasti ga jadi nikmat” dan mesti hasilnya gampang lapar, ya to? Ya to?

Tapi salut juga seh bwat bonek yang punya tata krama, soalnya pas kemaren away ke jogjah, bonek juga banyak kog yang bersikap santun. Mereka ga gitu aja jarah (eh sebenarnya emang toko-toko dah duluan tutup, takut bonek berulah). Mereka ngamen sana sini, mereka tetep bisa jaga sikap….(dua jempol gedhe buat bonek yg seperti itu). Saat pulang pun juga dengan sopan.

Trus carut marutnya sepakbola kita ini siapa yang bertanggungjawab?mau ngomong itu tanggung jawabnya pemerintah? ato tanggung jawabnya supporter? Ato tanggung jawabnya pak Polisi alias pihak keamanan. Menurut gw seh, sebenernya ini adalah tanggung jawab kita semua

Pada kenyataannya kericuhan dalam sepakbola ini bukan semata-mata salah supporter melainkan salah berbagai pihak, tapi tidak dapat dipungkiri bahwa sumbangan supportterlah yang paling besar saat kericuhan itu terjadi.

HANYA DEMI TIM KESAYANGANKAH?

Ricuh hanya demi tim kesayangan?Ah….ga juga. Kalo menurut pandangan gw, yang terjadi selama ini adalah supporter memang menunggu kesempatan baik untuk berulah. Dan waktu yang tepat adalah saat tim kesayangan beraksi, yah jadi semacam penaluran hobi, hobi tawur.

Sebagai seorang supporter yang juga slalu mendukung saat home ataupun away, memang tidak dapat dipungkiri bahwa hal yang mudah menyulut pertengkaran adalah pertandingan itu sendiri. Etah dari segi keputusan wasit maupun dari para pemain sendiri. Apa lagi ketika bertemu dengan musuh bebuyutan, gesekan sedikit saja dilapangan akan mengakibatkan pecahnya tawur entah dijalan maupun di stadion.

Sebenarnya sering sedih juga kalo melihat ataupun mendengar bahwa supporter sering jadi korban, entah meninggal atapun terluka. Apa sih sebenarnya yang mereka perjuangkan? Makan? Hidup? Pekerjaan? buka kan….smuanya hanya demi gengsi untuk mendewakan tim kesayangan. Apakah untungnya bagi para supporter itu? jawaban yang utama tentu adalah kepuasan. Tapi apakah kepuasan itu sebanding bila harus dibayar dengan luka2 bahkan nyawa? gw rasa ga pantes! Tapi bagi orang yang fanatic pasti hal tersebut akan menjadi sangat wajar demi menjunjung tinggi panji2 kebesaran tim mereka.  Yah tapi semuanya juga kembali lagi kepada diri masing2 supportter, mau tawur, mau damai, mau luka, mau nyawa  adalah mutlak menjadi hak para supporter iu. Hanya akan lebih baik lagi jika wajah persebakbolaan kita bila tidak dinodai dengan anarkisme. Alangkah indahnya bila supporter kita bisa bersatu tanpa terpecah2 hanya karena warna kostum yang berbeda. Hidup sepakbola, hidup supporter, hidup perdamaian.

9 Responses to “BONEK: ANTARA FANATIK DAN ANARKI?”


  1. 1 fansmaniac Februari 11, 2010 pukul 2:57 pm

    wah, lama2 ancur sepakbola kita gara2 ulah suporter.. nice post bro, monggo mampir di blog ane…

  2. 2 nero364 Februari 11, 2010 pukul 3:20 pm

    thanks bro, betul skali kalo seperti ini kejadiannya tiap hari, ada yg mati, luka2, kerugian fisik dan materi dimana2?trus sepakbola kita gimana nangsibnya?…menjadi tuan rumah piala dunia?jauh panggang dari api…..uke tak mamper, disuguhi gedang goreng ma kopi ya🙂

  3. 3 searchthetruth Februari 11, 2010 pukul 8:17 pm

    boleh aja bro, ntar tak sajikan gambarnya hehe

  4. 4 irul bonek Maret 7, 2010 pukul 11:44 am

    salam damai dr bonek untuk paser bumi..wah jadi kangen jogja nuih…

    saya ingin sedikit berkomentar tentang tulisan anda,,,,

    apa sih untungnya bagi bonek sampai berani mengorbankan harta,benda,waktu,bahkan nyawa??

    jawabanyya adalah harga diri,fanatisme,dan militansi…

    bagi arek suroboyo harga diri nomor satu..sebagaimana pertempuran 10 november tahun 45 dulu,,lebih baik mati dari pada harga diri terinjak2..

    begitu jg dgn sekarang,,,apapun kami lakukan demi persebaya..

    LOYALITAS TANPA BATAS

  5. 6 nero364 Maret 19, 2010 pukul 11:27 am

    @irul bonek: setuju loyalitas tanpa batas!tapi akan lebih baik jika loyalitas itu disertai tanggung jawab🙂

    salam damai dari paserbumi untuk bonek🙂

  6. 7 Arek Brigade Bonek Maret 30, 2010 pukul 12:23 pm

    aq juga bonek cak, tpi gk se anarki iku
    tpi di mata orang2, bonek itu suka bikin ulah
    padahal gk smua bonek koyok ngono cak
    sepurane ae yoh cak, nek bonek sering gawe salah, tpi ingat
    TIDAK SEMUA BONEK ITU ANARKI! SALAM 1 HATI

  7. 8 redzaa bonek lampunk Agustus 14, 2010 pukul 3:12 pm

    bonek vikinks satu hati arema jancok dan the jak anjink harus mati

  8. 9 jhon aremania November 17, 2010 pukul 7:22 pm

    ancene lek BOnek iku sampah masyrakat
    klo aq jdi presiden
    TAK BUBARNO BONEK JANCOK
    by:aremania fanatic tp gk anarchy


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




SALAM PERDAMAIAN

bagi seluruh supporter persiba, mari kita junjung sportivitas dilapangan. NO ANARKI, NO TAWURAN, JUST FAIRPLAY & AGAINT RACISM!

Daftar Menu

Februari 2010
S S R K J S M
« Jan   Jun »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

%d blogger menyukai ini: